Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Poundsterling Turun Saat Ekonomi Inggris Menyusut Pada Bulan April
Thursday, 12 June 2025 15:33 WIB | GBP/USD |GBP/USD

Poundsterling (GBP) jatuh tajam terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis (12/6) karena Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris Raya (UK) melaporkan bahwa ekonomi menyusut pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diharapkan pada bulan April.

Menurut laporan tersebut, Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris menurun sebesar 0,3% bulan ke bulan pada bulan April, lebih cepat dari ekspektasi sebesar 0,1%. Pada bulan Maret, tingkat pertumbuhan PDB adalah 0,2%. Penurunan ekonomi negara yang lebih tinggi dari yang diproyeksikan ini diperkirakan akan memaksa pejabat Bank of England (BoE) untuk menilai kembali panduan ekspansi moneter mereka yang "bertahap dan hati-hati", yang mereka sampaikan pada bulan Mei setelah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,25%.

Sementara itu, data pabrik juga menurun pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diproyeksikan pada bulan April. Pada bulan tersebut, Produksi Industri dan Manufaktur masing-masing mengalami kontraksi sebesar 0,6% dan 0,9%.

Pada hari Selasa, data ketenagakerjaan untuk tiga bulan yang berakhir pada bulan April juga mengindikasikan keretakan di pasar tenaga kerja. Pemilik bisnis di Inggris memberhentikan sejumlah besar karyawan dan merekrut lebih sedikit pekerja daripada yang terlihat pada kuartal yang berakhir pada bulan Maret karena peningkatan kontribusi pemberi kerja untuk skema jaminan sosial.

Tanda-tanda guncangan ekonomi dan permintaan tenaga kerja yang lebih lemah diperkirakan akan meningkatkan ekspektasi pasar bahwa BoE akan memangkas suku bunga lebih banyak dari yang diproyeksikan minggu lalu.

Ke depannya, pemicu utama untuk Pound Sterling adalah data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris untuk bulan Mei dan pertemuan kebijakan moneter BoE, keduanya dijadwalkan minggu depan.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Euforia Safe Haven : Emas Melonjak...
Wednesday, 21 January 2026 09:06 WIB

Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...

Pound Menguat, Dolar Kepepet: GBP/USD Naik ke 1,3480...
Friday, 2 January 2026 09:09 WIB

GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...

Pound vs Dolar Flat, Sinyal Bank Sentral Bikin Pasar Waspada...
Wednesday, 31 December 2025 07:52 WIB

Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...

Likuiditas Tipis Tekan GBP/USD di Sesi Liburan...
Wednesday, 24 December 2025 23:57 WIB

Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...

Poundsterling Menguat Kembali, Data Inggris Menentukan...
Monday, 22 December 2025 08:31 WIB

GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS